Newest Post

PEMAINAN TRADISIONAL

| Rabu, 17 Juni 2015
Baca selengkapnya »
Boy Boyan


Disusun Oleh :
Muhammad Sucahyo             (A510120235)
Arfan Rifqi Fauzi                            (A510120237)




PROGRAM S1 PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA
2014
Permainan ini dikenal juga dengan nama Pecah Piring, Gebokan, Bancakan Gendeng dll. Permainan tradisonal yang berasal dari Sunda ini dimainkan oleh lima sampai sepuluh orang, dalam permainannya membutuhkan dua benda penting. Bola dan pecahan genteng atau yang sederajat untuk disusun keatas sehingga berbentuk menara. Bola bisa dibuat dari gabungan plastik dan kertas yang dibentuk sedimikian rupa sehingga menyerupai bola. Dalam permaianan ini akan dibentuk dua team misal team A dan B.

Alat dan bahan :
1.      Pecahan genteng (Kreweng)
2.      Bola
3.      Tanah lapang yang luas


Teknik dan Aturan Permainan
1.      Membentuk Tim, 8 orang dibagi menjadi 2 tim. Sehingga 1 tim ada 4 orang
2.      Ketua tum melakukan suit
3.      Yang menang suit berhak memilih mau menggelindingkan bola dulu atau menjaga bola.
4.      Bola digelindingkan ke susunan genting yang sudah dibentuk menara tadi suppaya roboh.
5.      Apabila semua anggota tim A galgal merobohkan menara genting, maka giliran tim B yang merobohkan menara genting.
6.      Apabila tim B yang merobohkan menara genting maka wajib menyusunya kembali.
7.      Kemudia  yang satunya (Tim A)  menjaga menara genting yang sudah roboh agar tetap roboh dengan menggunakan bola.
8.      Bola bolehnya dilempar dan tidak boleh dibawa berlari
9.      Apabila anggota tim B terkena bola maka dia akan keluar dari permainan.
10.  Tim B dapat dikatakan menang apabila berhasil menyusun menarah genting lagi.
11.  Tim A dapat dikatan menang apabila dapat mengenai semua anggota tim B dangan bola


Manfaat (Ketrampilan yang diajarkan)
1.      Meningkatkan kerjasama
2.      Meningkatkan kecepatan gerak
3.      Melatih Ketepatan
4.      Melatih konsentrasi


PEMAINAN TRADISIONAL

Posted by : muhammadsucahyo
Date :Rabu, 17 Juni 2015
With 1 komentar:

RPP BAHASSA INGGRIS

|
Baca selengkapnya »
Oleh : Muhammad Sucahyo


LESSON PLAN


                                             Education Units            :  SD N 02 Pendem
                                             Class / Semester            :  II (Two) / II
                                             Subject                          :  Mathematics
                                             Allocation of Time        : 15 Minutes



A. Standard of Competence
4. familiar flat wake

B. Basic Competencies
4.1 Build categorize Flat
4.2 Know Build Flat Sides
4.3 Know Corner Build Flat

C. Indicator
4.1.1 know the various flat wake
4.1.2 classify various flat wake
4.2.1 Know hand side flat wake
4.3.1 Know corner flat wake

D. Learning Objectives
1. Through the student questioning able to find a variety of flat wake
2. Through the exercises students are able to categorize the various flat wake
3. Through the assignment of students were able to recognize hand side flat wake
4. Through the assignment of students to know the corner flat wake

E. Topic Learning
1. Group flat wake
2. Side flat wake
3. Corner flat wake

F. Methods and Learning Strategies
learning methods
1.      Lectures
2.      Discussion
learning strategies
1.      Number Head Together
2.      Pazzel



G.  Media, Tools / Materials and Learning Resources
§  Media                          : picture, teks, video
§  Tools/Material             : kertas bentuk bangun datar, uang, jam dinding, piring

H. Activity / learning step
1. Introduction activity
·         Encourage all students to pray in accordance with the religion and beliefs of each to start the lesson.
·         Teachers do Presence
·         The teacher gives motivation to students
·         review previous material
2. Core Activities
a)      Eksploration
§  The teacher explains the flat wake groups.
§  The teacher explains the various existing flat wake
§  The teacher divides the students into small groups
b)      Elaboration
§  The teacher explains the various shapes that resemble a simple flat wake.
§  Students discuss naming objects that resemble flat wake
§  Students explain to the class discussion. (with strategy NHT)
§  The teacher explains the side flat wake
§  The teacher explains the wake corner flat
§  Teacher showing Make a match
§  Students discuss Make a match in the show by teacher
§  Students explain to the class discussion. (with strategy NHT)
§  teachers confirm the students' answers
c)      Confirmation
§  Teachers ask questions about things that are not known about the student flat wake
§  teacher gives reinforcement learning materials
3.      Closing Activities.
§  conclude material
§  Evaluating learning activities
§  Provide homework and inform the material that will be discussed at the next meeting
§  Pray before return






I.       Learning Resources
Purnomosidi dkk. 2007. BSE, Matematik For Elementary and MI Class 2. Jakarta: Centre of Books, the Ministry of National Education.

J.    Assessment
1. Type of Assessment     : Written Test
2. Form of Assessment    : Essay
3. Format Rating              : Attached
               

                                                                                                    Karanganyar, 03 April 2015

Know
Head Teacher SD Negeri I Pendem



(Honest Umi K., M. Hum. )
NIP/NIK : …………………


Teacher Class 2



( Muhammad Sucahyo )
NIM : A510120235


RPP BAHASSA INGGRIS

Posted by : muhammadsucahyo
Date :
With 1 komentar:

ANALISIS RELEVANSI KD, INDIKATOR, TUJUAN PEMBELAJARAN DAN KEGIATAN PEMBELAJARAN

| Sabtu, 06 Juni 2015
Baca selengkapnya »

TEMA 4, SUPTEMA 2. BARANG DAN JASA.
KELAS 4
Tugas  ini disusun guna memenuhi tugas akhir mata kuliah Kajian Kurikulum PKn
Dosen Pengampu: Risminawati, M.Pd



Disusun Oleh :
Muhammad Sucahyo            (A510120235)



PROGRAM S1 PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA
2014





KATA PENGANTAR

Alkhamdulillah hirobil alamin, puji syukur penulis panjatkan atas kehadirat Allah SWT, atas segala rahmat dan karunia-Nya, sehingga penulis dapat menyelesaikan tugas Analisis relevansi KD, Indikator, tujuan pembelajaran dan kegiatan pembelajaran ini dengan sebaik mungkin. Mulai dari pencarian data sampai dengan penyelesaian tugas ini, penulis telah banyak mendapatkan bantuan-bantuan dari berbagai pihak, oleh karena itu dalam kesempatan ini penulis mengucapkan banyak terima kasih kepada:
1.             Bapak Dr. Samino, M.M., selaku Kepala Program Studi PGSD.
2.             Ibu Risminawati, SH. M.Pd  selaku Dosen mata kuliah Kajian Kurikulum PKn.
3.             Bapak dan Ibu orang tua yang telah memberikan dorongan dan doa restu, baik moral maupun material selama penulis menuntut ilmu.
4.             Teman-teman seperjuangan kelas VI F yang saling memberikan semangat.
Semoga Tuhan Yang Maha Esa senantiasa memberikan Rahmat dan Karunia-Nya kepada semua pihak yang telah memberikan segala bantuan tersebut di atas. Tugas  ini tentu saja masih jauh dari sempurna, sehingga penulis dengan senang hati menerima kritik dan saran demi perbaikan. Akhirnya semoga laporan ini bermanfaat bagi pembaca pada umumnya dan penulis sendiri pada khususnya.


Surakarta,        Juli  2014









BAB I
PENDAHULUAN


A.    Latarbelakang Masalah
Suatu negara dapat dikategarikan sebagai negara yang baik dan maju juga dilihat dari sudut pandang pendidikan. Apabila sistem pendidikanya baik maka besar kemungkinanya negara tersebut baik pula sistem pemerintahan, sistem perekonomianya dan lain sebgaianya.
Pendidikan di Indonesia dari tahun ke tahun selalu ada upaya untuk meningkatkan mutu dan kualitas pendidikannya. Berbagai uapaya dari pemerintah telah dilakukan demi hal tersebut, mulai dari peningkatan kesejahteraan guru, peningkatan sarana dan prasarana, perubahan kurikulum dan lain sebagainya.
Sekarang ini kita menggunakan kurikulum 2013, dimana pada kurikulum ini buku pegangan wajib untuk guru dan siswa sudah disediakan oleh pihak pemerintah. Sedangkan guru tinggal membuat RPP dan menambah reverensi dari buku lain yang sekiranya mendukung materi yang sudah tersediyaa dalam buku guru dan buku siswa.
Pada pendidikan di indonesia ini buku dapat dikategorikan sebagai sumber belajar utama bagi para siswa. Oleh karena itu penyempurnaan dan penyelesaian buku juga harus terus menerus dilakukan oleh para guru demi kemajuan pendidikan di indonesia. Buku yang sesuai dengan siswa tentu akan menjadikan siswa mudah memaham dengan materi yang akan diajarkan sehingga siswa akan berkembang dengan pesat terkait dengan pembelajaran.
Kesesuaian buku dengan siswa ditinjau dari berbagai sudut pandang seperti luas dan dalamnya materi yang dikaji, bahasa yang digunakan serta gambar penjelas, tabel  atau bagan peta konsep dan yang paling penting kesesuaian KD, indikator, tujuan pembelaran dan kegiatan pembelajaran pada buku guru.
Sehingga dengan demikian kesesuaian menjadi hal yang wajib ada dalam sebuah buku. Apabila buku yang digunakan tidak sesuai maka kualitas dan mutu pendidikan akan sangat sulit untuk ditingkatkan dan negara kita akan tetap dibawah negara negara maju.


B.     Rumusan Masalah
1.      Adakah relevansi antara KD, Indikator, tujuan pembelaran dan kegiatan pembelajaran yang ada didalam buku guru?

C.    Tujuan
1.      Adakah relevansi antara KD, Indikator, tujuan pembelaran dan kegiatan pembelajaran yang ada didalam buku guru?




































BAB II
PEMBAHASAN


Tema              : 5. Berbagai Pekerjaan.
Subtema         : 2. Barang dan Jasa.
Kelas               : 4 Sekolah Dasar.

PEMBELAJARAN 3.
Kompetensi Dasar PPKn
3.2  Memahami hak dan kewajiban sebagai warga dalam kehidupan sehari hari di rumah, sekolah dan masyarakat.
4.2  Melaksanakan kewajiban sebagai warga di lingkungan rumah, sekolah dan masyarakat.

Indikator PPKn
3.2.1 Memberikan ide tentang cara cara penananggulangan bencana alam (banjir)

Tujuan Pembelajaran
1.      Dengan mengamati contoh, siswa mampu mempraktekkan latihan kelenturan dengan benar
2.      Dengan menganalisa bacaan peristiwa alam, siswa mampu mencontohkan salah satu peristiwa alam
3.      Dengan mengamati contoh cara membuat map buku, siswa mampu membuat map buku dari barang bekas
4.      Setelah membaca teks dan berdiskusi, siswa mampu memberikan ide tentang cara pengangulangan peristiwa alam

Kegiatan Pembelajaran
1.      Siswa melakukan kegiatan olahraga tentang latihan daya tahan, kekuatan, dan laihan kelenturan.
2.      Siswa berdiskusi untuk mengambil kesimpulan tentang tugas dari seorang guru mengenai jenis pekerjaan.
3.      Siswa membuat peta pemikiran dari teks bacaan tentang banjir jakarta
4.      Siswa berkreasi membuat map buku dari majalah atau koran bekas.

Analisis relevansi Kompetensi dasar dan Indikator
a.      Isi kompetensi dasar dan indikator
Dari hasil analisis yang kami lakukan mengenai Kometensi dasar dan indikator yang kami tulis diatas yang berasal dari dalam buku guru, kita dapatkan kesesuaian antara Kompetensi dasar dengan indikator yang ada. Dimana indikator yang ada dalam buku guru sudah mengacu pada perumusan indikator yang benar, yaitu:
1.      Dirumuskan dengan kalimat yang simpel, jelas dan mudah dipahami.
2.      Menggunakan bahasa indonesia yang baik
3.      Tidak menggunakan kata kerja yang bermakna ganda
4.      Hanya mengandung satu tidakan
5.      Menggunakan kata kerja operasional (KKO) yang ada dalam indikator tersebut adalah memberikan ide (memikirkan)
Antara Kompetensi dasar dengan Indikator kami mengatakan ada kesesuaian dengan alasan, bahwa indikator yang terdapat pada buku guru memuat materi mengenai kewarganegaraan sendiri yang dapat dikembangkan materinya oleh guru yang mengajar tersebut. Materi yang ada di dalam indikator berfokus pada lingkungan masyarakat, yaitu mengenai cara cara yang dapat dilakukan untuk penanggulanagn bencana alam.
Sehingga nanti ketika pembelajaran guru dapat menjabarkan sampai dengan keiatan egiatan yang ada dalam masyarakat sepperti gotong royong, penanaman bibit dan lain sebagainya. Tidak hanya sampai disini dari sudut pandang penggunaan bahasa, bahasa yang digunakan dalam KD maupun indikator cukup sederhana. Sehingga memudahkan guru dalam memahami.

b.      Tujuan Pembelajaran.
Tujuan pembelajaran dalam kurikulum 2013 harus sesuai dengan materi yang akan  disampaikan. tujuan pembelajaran juga harus memuat format A, B, C, D (Audience, Behaviour, Condition, dan Degree). Pada tujuan pembelajaran 3, suptema 2, tema 4 ini seudah memuat Audience, Behaviour, Condition, dan Degree. Audiencenya adalah siswa itu sendiri yang mellakukan kegiatan pembelajaran. Berhaviournya yaitu perilaku spesifik yang akan muncul oleh orang yang belajar. Dalam pembelajaran ini adalah mengamati, menceritakan, mengidentifikasi dan menalar. Conditionnya yaitu dapat menggali informasi dengan benar dengan menggunakan pendekatan saintifik. Degreenya yaitu siswa memiliki sikap percaya diri, cermat, tanggung jawab dan percaya diri.

c.       Kegiatan pembelajaran.
Kegiatan pembelajaran yang benar adalah kegiatan pembelajaran mengacu pada indikator dan tujuan pembelajaran. Pada kegiatan pembelajaran 3 yang sudah disebutkan diatas ini sudah sesuai dengan indikator dan tujuan pembelajaran yang di inginkan.
Alasan kami mengatakan sesuai karena dalam kegiatan pembelajaran siswa membuat peta pemikiran dari teks bacaan tentang banjir di jakarta itu sesuai dengan tujuan pembelajaran itu sendiri yaitu Setelah membaca teks dan berdiskusi, siswa mampu memberikan ide tentang cara pengangulangan peristiwa alam dengan indikato memberikan ide tentang cara cara penanggulangan bencana alam (banjir).
Dalam kegiatan pembelajaran ini sudah terdapat pendekatan saintifik yaitu mengumpulkan informasi, menalar, mengamati banjir yang ada di Jakarta, dan Mengkomunikasikanya. Dengan begitu pembelajaran yang dilakukan siswa akan terasa lebih menyenangkan dan siswa akan selalu teringat karena siswa sendirilah yang melakukan pembelajaran.


PEMBELAJARAN 5
Kompetensi Dasar PPKn
3.2  Memahami hak dan kewajiban sebagai warga negara dalam kehidupan sehari hari dirumah sekolah dan masyarakat
4.2  Melaksanakan kewajiban sebagai warga negara di lingkungan rumah, sekolah dan masyarakat.

Indikator PPKn
4.2.1 Membuat refleksi sikap tentang penggunaan air dalam keseharian

Tujuan Pembelajaran
1.      Setelah kegiatan membaca dan menganalisa gambar, siswa mampu menjelaskan manfaat air bagi kehidupan sehari-hari dengan rinci.
2.      Setelah berdiskusi, siswa mampu membuat refleksi sikap tentang penggunaan air sehari-hari secara mandiri
3.      Setelah kegiatan membaca siswa mampu membuat poster hemat air dengan kalimat yang sesuai.
4.      Setelah kegiatan membaca siswa mampu membuat poster hemat air dengan gambar yang sesuai.


Kegiatan Pembelajaran
1.      Siswa membaca teks tentang air
2.      Siswa menjawab pertanyaan-pertanyaan yang ada seputar teks dan mengisi peta pikiran yang tesedia
3.      Guru mengkonfirmasi jawaban siswa dengan kegiatan diskusi
4.      Siswa membaca teks cerita yang berjudul “Dari sudut Gunung Kidul”.
5.      Siswa menjawab pertanyaan-pertanyaan teks cerita “Dari Sudut Gunung Kidul” secara berkelompok.
6.      Setelah selesai mempresentasikan, guru merangkum dan memberikan konfirmasi
7.      Siswa melakukan refleksi tentang bagaimana sikap siswa dalam memanfaatkan air dalam kegiatan keseharianmu dengan mengisi tabel yang telah disediakan.
8.      Siswa membuat poster yang di dalamnya berisi tentang ajakan menghemat air.
9.      Siswa melakukan presentasi kepada temanmu di kelas lain agar pesan yang ada dalam poster itu tersampaikan.
10.  Siswa menceritakan pengalaman melakukan kampanye secara lisan dalam kegiatan diskusi.
11. Guru dapat menambahkan pertanyaan perenungan berdasarkan perenungan di halaman 150.


Analisis relevansi Kompetensi dasar dan Indikator
a.      Isi kompetensi dasar dan indikator
Indikator yang ada dalam buku guru sudah mengacu pada perumusan indikator yang benar, yaitu:
1.      Dirumuskan dengan kalimat yang simpel, jelas dan mudah dipahami.
2.      Menggunakan bahasa indonesia yang baik
3.      Tidak menggunakan kata kerja yang bermakna ganda
4.      Hanya mengandung satu tidakan
5.      Menggunakan kata kerja operasional (KKO).
Sedangkan dari hasil analisis yang kami lakukan mengenai Kompetensi dasar dan indikator yang kami tulis diatas yang berasal dari dalam buku guru, kami dapatkan kesesuaian antara Kompetensi dasar dengan indikator yang ada. Kami mengatakan sesuai dikarenakan antara Kompetensi Dasar dan Indikator yang ada di dalam buku guru itu ada keterkaitan antara satu dengan satunya. Misalnya KD yang isinya Melaksanakan kewajiban sebagai warga negara di lingkungan rumah, sekolah dan masyarakat sangat sesuai dengan indikator yang isinya Membuat refleksi sikap tentang penggunaan air dalam keseharian. Kesesuaiannya terletak pada kewajiban warga negara di lingkungan, disini bisa diartikan lingkungan yang dimaksud adalah lingkungan masyarakat yang dalam hal penggunaan air dalam keseharian, yang dimana siswa diminta membuat refleksi mengenai sikap mereka di lingkungan dalam penggunaan air yang tertulis dalam indikator. Indikator yang ada tentunya sudah menggunakan kata kerja operasional yaitu menilai sikap, menganilis lingkungan, mengoreksi dan mengatakan/mengkomunikasikan.

b.      Tujuan Pembelajaran.
Tujuan pembelajaran dalam kurikulum 2013 harus sesuai dengan materi yang akan  disampaikan dan juga harus memuat format A, B, C, D (Audience, Behaviour, Condition, dan Degree). Hasil pengamatan dan anailisis kami pada tujuan pembelajaran 5, suptema 2, tema 4 ini seudah memuat Audience, Behaviour, Condition, dan Degree. Hasil analisi yang kami lakukan menghasilkan bahwa,
1)      Audiencenya adalah siswa itu sendiri yang melakukan kegiatan pembelajaran.
2)      Berhaviournya yaitu perilaku spesifik yang akan muncul oleh orang yang belajar. Dalam pembelajaran ini adalah menganalisi, mengamati, menceritakan, mengidentifikasi dan menalar.
3)      Conditionnya yaitu dapat menggali dan mencari informasi sendiri dan belajar sendiri dengan benar dengan menggunakan pendekatan saintifik diaman guru selalu memantau jalanya pembelajaran yang dilakukan oleh siswa.
4)      Degreenya yaitu siswa memiliki sikap menghargai penggunaan air, peduli lingkungan air, percaya diri, cermat, tanggung jawab dan percaya diri.

c.       Kegiatan pembelajaran.
Kegiatan pembelajaran yang benar adalah kegiatan pembelajaran mengacu pada indikator dan tujuan pembelajaran. Pada kegiatan pembelajaran 5 yang sudah disebutkan diatas ini sudah sesuai dengan indikator dan tujuan pembelajaran yang di inginkan.
Alasan kami mengatakan sesuai karena didalam kegiatan pembelajaran terdapat kegiatan mengenai sikap kita mengenai penggunaan dan pemanfaatan air yang baik dan benar. Jika kita menggunakan air seenaknya sendiri tanpa ada aturan seperti penghematan makan akibat yang akan terjadi adalah sebuah bencana yang akan merugikan diri sendiri warga masyarakat sekitar dan bahkan negara. Kegiatan yang lain seperti, siswa memahami cerita mengenai dari sudut gunung kidul. Siswa diminta menjawab pertanyaan lalu kemudian mengkomunikasinya di depan kelas benar atau tidak jawabanya. Siswa juga disuruh untuk membuat poster yang di dalamnya berisi tentang ajakan menghemat air.
Kegiatan kegiatan tersebut tentunya sesuai dengan indikator yang berisi Membuat refleksi sikap tentang penggunaan air dalam keseharian dan tujuan pembelajaran yang berisi Setelah kegiatan membaca dan menganalisa gambar, siswa mampu menjelaskan manfaat air bagi kehidupan sehari-hari dengan rinci. Setelah berdiskusi, siswa mampu membuat refleksi sikap tentang penggunaan air sehari-hari secara mandiri. Setelah kegiatan membaca siswa mampu membuat poster hemat air dengan kalimat yang sesuai. Setelah kegiatan membaca siswa mampu membuat poster hemat air dengan gambar yang sesuai. Sehingga dengan demikian atara kegiatan pembelajaran sudah sangat jelas sangat sesuai dengan indikator dan tujuan pembelajaran yang diinginkan






































BAB III
PENUTUP


Kesimpulan
Dari hasil analisis yang kami lakukan diatas dapat kami ambil sebuah kesimpulan bahwa antara Kompetensi dasar, Indikator, Tujuan Pembelajaran dan Kegiatan semua itu sesuai dan ada keterkaitan antara yang satu dengan yang lainnya. Meskipun terkadang keterkaitanya hanya sedikit tetapi hal tersebut tetap saja masih ada keterkaitan.
Walaupun kesemua bagian tersebut sudah saling terkait tetapi pengembangan buku, terutama buku guru dan siswa masih perlu di tingkatkan. Karena, hasil analisis kami juga mengatakan bahwa, indikator dalam buku guru tersebut masih sangat dangkal. Begitu pula dengan materi yang akan disampaikan kepada siswa masih jauh dari harapan dan kesesuaian.

Saran
1.      Untuk para guru, usahakan dalam setiap pemilihan buku jangan langsung menggunakan buku tersebut. Tetapi juga harus terlebih dahulu menelitinya terlebih dahulu supaya kegiatan belajar mengajar nantinya aka berjalan lancar.
2.      Untuk pemerintah, seharusnya lebih teliti yang mau mengambangkan buku guru dan siswa ini menjadi lebih baik lagi supaya pendidikan di indonesia tidak kalah denagan pendidikan negara lain.

3.      Untuk mahasiswa, hendaknya mau berfikir kritis mengenai setiap hal termasuk buku guru dan buku siswa yang mencangkup Kompetensi dasar, Indikator dan tujuan pembelajaran.

ANALISIS RELEVANSI KD, INDIKATOR, TUJUAN PEMBELAJARAN DAN KEGIATAN PEMBELAJARAN

Posted by : muhammadsucahyo
Date :Sabtu, 06 Juni 2015
With 1 komentar:
Next Prev
▲Top▲